Pengarang
Shantika, Zachra Resha
Rahayu, Winiati P. (Pembimbing I)
Lioe, Hanifah N. (Pembimbing II)
Penerbitan
Bogor : IPB University, 2021
Subjek
Sekolah Pascasarjana-- Teknologi Pangan
Food Technolgy-- Food preservation-- 2021-- DKI Jakarta
Abstrak
Estimasi risiko terhadap mikotoksin deoksinivalenol dan fumonisin dari jagung dan produk olahannya di Indonesia belum pernah dilaporkan. Jagung merupakan pangan pokok setelah beras/padi yang rawan terinfeksi oleh berbagai jenis kapang dan memproduksi mikotoksin. Salah satu kapang yang sering dilaporkan menginfeksi tanaman jagung adalah kapang Fusarium spp. dan toksinnya dapat ditemukan secara tunggal maupun simultan. Deoksinivalenol (DON) dan fumonisin (FUM) merupakan toksin Fusarium yang sering ditemukan di tanaman jagung dan keberadaanya dapat ditemukan secara bersama-sama sehingga tingkat risiko bahayanya dapat meningkat. Indonesia dengan iklim tropis serta kondisi penyimpanan yang tidak memadai dapat mendukung pertumbuhan kapang sehingga mikotoksin yang terbentuk dapat terbawa hingga akhirnya produk tersebut dikonsumsi oleh konsumen sehingga menimbulkan risiko terhadap kesehatan masyarakat yang mengonsumsi produk tersebut. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk melihat prevalensi dan tingkat kontaminasi m
Catatan
Tesis (Magister). -- IPB University, 2021
Akses online
http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/107131