Pengarang
Zauhairah, Siti Faizah
Barus, Baba (Pembimbing I)
Wahjunie, Enni Dwi (Pembimbing II)
Penerbitan
Bogor : IPB University, 2022
Deskripsi fisik
xi, 30 halaman : Ilustrasi ; 29 cm.
Subjek
Pertanian-- Manajemen Sumberdaya Lahan
Soil Science-- Soil Moisture-- 2021-- Kabupaten Bogor - Jawa Barat
Abstrak
Ketersediaan air sering menjadi faktor pembatas dalam pencapaian produktivitas kelapa sawit. Luasnya lahan perkebunan sawit menyulitkan pengakuisisian data kadar air tanah sehingga ketersediaan data tersebut masih kurang. Data kadar air dapat dihubungkan dengan kerapatan tajuk melalui analisis dengan berbagai indeks. Selain menggunakan indeks, kadar air tanah juga dapat dipetakan menggunakan interpolasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui persebaran data kadar air tanah berdasarkan kelas lereng, mengidentifikasi hubungan kadar air tanah dengan Normalized Difference Vegetation Index (NDVI), Normalized Multi-band Drought Index (NMDI), dan interpolasi, serta memetakan kadar air tanah berbasis ketiga metode tersebut, dan memilih metode terbaik untuk memetakan kadar air tanah. Hasil penelitian menunjukkan kadar air tertinggi didapatkan pada kemiringan lereng 0-3% dan terendah pada kemiringan lereng 8-15%. NDVI dan NMDI berkorelasi sangat lemah dengan kadar air tanah. Hal tersebut menunjukkan baik NDVI maupun NMDI
Catatan
Skripsi (Sarjana). -- IPB University, 2022
Akses online
http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/111645