Pengarang
Ginting, Egia Oktaviani
Soetarto, Endriatmo (Pembimbing I)
Shohibuddin, Mohamad (Pembimbing II)
Penerbitan
Bogor : IPB University, 2022
Deskripsi fisik
halaman :xvi, 134 : Ilustrasi ; ill ; 29 cm.
Subjek
Ekologi Manusia-- Komunikasi & Pengembangan Masyarakat
Communication and Community development-- Rural communities-- 2022-- Deli Serdang, Sumatera Utara
Abstrak
Pelaksanaan pembebasan tanah untuk pembangunan infrastruktur selalu melewati proses yang panjang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan penerapan prinsip-prinsip land governance dalam proses pembebasan tanah pada pembangunan bendungan Lau Simeme dengan tingkat penerimaan warga atas proses pembebasan tanah dan ganti rugi. Penelitian ini dilakukan di Desa Kuala Dekah yang merupakan salah satu desa yang terdampak pembangunan bendungan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan didukung data kualitatif. Data kuantitatif diperoleh dari wawancara kuesioner atas responden sebanyak 30 warga terdampak yang dipilih melalui purposive sampling, sementara data kualitatif dikumpulkan melalui observasi lapangan dan wawancara mendalam dengan informan kunci. Berdasarkan uji Rank Spearman diketahui bahwa terdapat hubungan antara prinsip land governance dengan tingkat penerimaan warga atas proses pembebasan tanah dan atas bentuk dan nilai ganti kerugian yang mereka terima.||Land acquisition for infras
Catatan
Skripsi (Sarjana). -- IPB University, 2022
Akses online
http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/111648