Pengarang
Kurniasih, Indriani
Tarigan, Suria Darma (Pembimbing I)
Purwakusuma, Wahyu (Pembimbing II)
Penerbitan
Bogor : IPB University, 2022
Deskripsi fisik
x, 21 halaman : Ilustrasi ; 29 cm.
Subjek
Pertanian-- Manajemen Sumberdaya Lahan
Soil Science-- Soil moisture-- 2021-- Bogor - Jawa Barat
Abstrak
Pengukuran kadar air tanah dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu langsung dan tidak langsung. Pengukuran menggunakan metode langsung membutuhkan waktu yang relatif cukup lama dan terbatas, sedangkan pengukuran menggunakan metode tidak langsung dapat mengidentifikasi pada cakupan wilayah yang lebih luas dengan waktu yang singkat serta dapat memperoleh data pada waktu pengamatan yang real time dan human error yang kecil dibandingkan data pengamatan di lapangan. Pemetaan data kadar air tanah hasil penginderaan jauh masih belum banyak dilakukan di Indonesia sehingga menyebabkan kurang terobservasinya pengukuran kadar air tanah dengan teknologi penginderaan jauh yang salah satunya dapat menggunakan Soil Moisture Active Passive (SMAP). Penelitian ini bertujuan membandingkan pola kadar air tanah melalui analisis data Soil Moisture Active Passive (SMAP) dengan pola kadar air data pengamatan lapang. Penelitian ini menggunakan SMAP yang termasuk dalam satelit jenis Synthetic Aperture Radar (SAR) dengan memiliki gelomb
Catatan
Skripsi (Sarjana). -- IPB University, 2022
Akses online
http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/110894