Pengarang
Wicaksana, Bhirawa
Yonvitner (Pembimbing I)
Kurnia, Rahmat (Pembimbing II)
Penerbitan
Bogor : IPB Universtity, 2021
Deskripsi fisik
viii, 18 Halaman : Ilustrasi ; 29 cm.
Subjek
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan-- Manajemen Sumberdaya Perairan
Living Aquatic Resources Management-- System Algorithm Design-- 2020-- Kab. Bogor - Jawa Barat
Abstrak
Pemanfaatan pulau-pulau kecil dan kawasan pesisir di Indonesia membu-tuhkan perencanaan yang baik. Sistem informasi dapat membantu proses perencanaan dengan mempermudah penilaian kelayakan dan penyebaran informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengaplikasikan sistem informasi penilaian ke-layakan investasi pulau-pulau kecil pada lima pulau kecil yang terdapat di Kecama-tan Kepulauan Seribu Utara. Pengamatan dilaksanakan pada Bulan Agustus 2020 dan data sekunder diperoleh melalui studi pustaka. Analisis basis ekonomi dil-akukan menggunakan Location Quotient dan Shift share Analysis dengan hail sektor usaha akomodasi dan pengelolaan sampah berpotensi kuat untuk dikem-bangkan, sedangkan sektor komunikasi memiliki pertumbuhan yang cepat dibandingkan sektor yang sama di Provinsi DKI Jakarta. Penggunaan sistem infor-masi menunjukan Pulau Harapan dan Pulau Kelapa sebagai pulau kecil yang siap menerima investasi sedangkan Pulau Bulat, Pulau Dolphin, dan Pulau Perak belum siap untuk menerima investasi.
Catatan
Pemanfaatan pulau-pulau kecil dan kawasan pesisir di Indonesia membu-tuhkan perencanaan yang baik. Sistem informasi dapat membantu proses perencanaan dengan mempermudah penilaian kelayakan dan penyebaran informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengaplikasikan sistem informasi penilaian ke-layakan investasi pulau-pulau kecil pada lima pulau kecil yang terdapat di Kecama-tan Kepulauan Seribu Utara. Pengamatan dilaksanakan pada Bulan Agustus 2020 dan data sekunder diperoleh melalui studi pustaka. Analisis basis ekonomi dil-akukan menggunakan Location Quotient dan Shift share Analysis dengan hail sektor usaha akomodasi dan pengelolaan sampah berpotensi kuat untuk dikem-bangkan, sedangkan sektor komunikasi memiliki pertumbuhan yang cepat dibandingkan sektor yang sama di Provinsi DKI Jakarta. Penggunaan sistem infor-masi menunjukan Pulau Harapan dan Pulau Kelapa sebagai pulau kecil yang siap menerima investasi sedangkan Pulau Bulat, Pulau Dolphin, dan Pulau Perak belum siap untuk menerima investasi.
Akses online
https://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/107855