Pengarang
Santoso, Desyana Putri Sardini
Hadi, Akhmad Arifin (Pembimbing I)
Budiarti, Tati (Pembimbing II)
Penerbitan
Bogor : IPB University, 2021
Deskripsi fisik
xii, 71 halaman : ilustrasi ; 29 cm.
Subjek
Fakultas Pertanian-- Arsitektur Lanskap
Landscape architecture-- Landscape Concept-- 2021-- Kab. Bogor - Jawa Barat
Abstrak
Institut Pertanian Bogor (IPB) memiliki 22 unit bisnis, beberapa diantaranya merupakan lahan perkebunan untuk mendukung kegiatan civitas akademika. Salah satu unit bisnis tersebut yaitu Agribusiness and Technology Park (ATP) IPB sebagai kawasan inovasi pengembangan agribisnis terpadu. ATP berfungsi dalam memberikan layanan pendidikan bagi mahasiswa, petani, dan masyarakat luas. Selain itu, ATP menjalankan bisnis pertanian yang mengarah pada kegiatan agroedutourism untuk menumbuhkan rasa kepedulian masyarakat terhadap dunia pertanian. Akan tetapi ATP belum memaksimalkan potensi-potensi yang ada sehingga diperlukan studi dalam menyusun konsep lanskap untuk mengoptimalkan performa dan pemanfaatan agroedutourism. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis potensi dan kendala wilayah serta persepsi dan preferensi pengelola, pengunjung ATP, dan civitas akademika IPB. Metode yang digunakan yaitu pengumpulan data, analisis dan sintesis data, serta desain. Data dikumpulkan melalui observasi dan p
Catatan
Institut Pertanian Bogor (IPB) memiliki 22 unit bisnis, beberapa diantaranya merupakan lahan perkebunan untuk mendukung kegiatan civitas akademika. Salah satu unit bisnis tersebut yaitu Agribusiness and Technology Park (ATP) IPB sebagai kawasan inovasi pengembangan agribisnis terpadu. ATP berfungsi dalam memberikan layanan pendidikan bagi mahasiswa, petani, dan masyarakat luas. Selain itu, ATP menjalankan bisnis pertanian yang mengarah pada kegiatan agroedutourism untuk menumbuhkan rasa kepedulian masyarakat terhadap dunia pertanian. Akan tetapi ATP belum memaksimalkan potensi-potensi yang ada sehingga diperlukan studi dalam menyusun konsep lanskap untuk mengoptimalkan performa dan pemanfaatan agroedutourism. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis potensi dan kendala wilayah serta persepsi dan preferensi pengelola, pengunjung ATP, dan civitas akademika IPB. Metode yang digunakan yaitu pengumpulan data, analisis dan sintesis data, serta desain. Data dikumpulkan melalui observasi dan pendekatan sosial dengan melakukan wawancara dan penyebaran kuesioner. Hasil dari penelitian ini berupa konsep lanskap agroedutourism dalam mengoptimalkan fungsi ATP sebagai wadah untuk mempromosikan produk-produk IPB seperti produk olahan mahasiswa, produk edukasi, inovasi, dan lain-lain. Dengan konsep tersebut, ATP dapat mendukung peningkatan ekonomi dan sumber daya manusia. Konsep lanskap ATP tersebut dapat menjadi acuan bagi pengelola dalam mengembangkan ATP sebagai kawasan agroedutourism. Penyusunan Konsep lanskap ATP sebagai kawasan agroedutourism menghasilkan konsep pengembangan ruang, konsep pengembangan aksesibilitas dan sirkulasi, konsep pengembangan vegetasi, serta siteplan.
Akses online
https://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/108416