Pengarang
Nabila, Fairuz
Soetarto, Endriatmo (Pembimbing I)
Shohibuddin, Mohamad (Pembimbing II)
Penerbitan
Bogor : IPB University, 2021
Deskripsi fisik
iv, 237 halaman : ilustrasi ; 29 cm.
Subjek
Fakultas Ekologi Manusia-- Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat
Community develoment-- Role of Women-- 2020-- Kab. Kulonprogo - DI Yogyakarta
Abstrak
Pengadaan tanah untuk pembangunan infrastuktur publik telah menyebabkan perempuan menjadi salah satu pihak yang terkena imbas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan peran perempuan dan perubahannya sepanjang pelaksanaan pengadaan tanah untuk pembangunan Yogyakarta International Airport. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif didukung oleh data kualitatif. Data kuantitatif diolah menggunakan uji Rank Spearman dengan jumlah responden dalam penelitian sebanyak 30 perempuan dalam rumah tangga yang dipilih melalui simple random sampling di Kalurahan Kebonrejo yang merupakan desa terdampak pembangunan bandara. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang lemah antara peran perempuan sebelum dan selama proses pelaksanaan pengadaan tanah untuk pembangunan Yogyakarta International Airport dengan perubahan peran perempuan setelah pengadaan tanah. Hal itu terjadi karena kehendak dan kekuasaan pemerintah yang terlalu kuat dan tidak dapat dipengaruhioleh masya
Catatan
Pengadaan tanah untuk pembangunan infrastuktur publik telah menyebabkan perempuan menjadi salah satu pihak yang terkena imbas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan peran perempuan dan perubahannya sepanjang pelaksanaan pengadaan tanah untuk pembangunan Yogyakarta International Airport. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif didukung oleh data kualitatif. Data kuantitatif diolah menggunakan uji Rank Spearman dengan jumlah responden dalam penelitian sebanyak 30 perempuan dalam rumah tangga yang dipilih melalui simple random sampling di Kalurahan Kebonrejo yang merupakan desa terdampak pembangunan bandara. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang lemah antara peran perempuan sebelum dan selama proses pelaksanaan pengadaan tanah untuk pembangunan Yogyakarta International Airport dengan perubahan peran perempuan setelah pengadaan tanah. Hal itu terjadi karena kehendak dan kekuasaan pemerintah yang terlalu kuat dan tidak dapat dipengaruhioleh masyarakat terdampak serta karena proses pengadaan tanah itu sendiri abai terhadap aspirasi dan kepentingan perempuan. Akibatnya, relasi gender yang relatif setara di level rumah tangga menjadi tidak berpengaruh apapun.
Akses online
https://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/106504