OPAC

IPB University E-Library

Online Catalog
Transformasi Struktural dan Implikasinya Terhadap Tingkat Pekerja Non Pertanian di Wilayah Perdesaan Indonesia / Annisa Listya Ningrum

Detail koleksi

Transformasi Struktural dan Implikasinya Terhadap Tingkat Pekerja Non Pertanian di Wilayah Perdesaan Indonesia / Annisa Listya Ningrum

Pengarang
Ningrum, Annisa Listya Nuryartono, Nunung (Pembimbing I) Rifai, Muhamad Amin (Pembimbing II)
Jenis bahan
Skripsi
Edisi
-
Penerbitan
Bogor : IPB University, 2021
Deskripsi fisik
xii, 57 halaman : ilustrasi ; 29 cm.
Bahasa
-
ISBN / ISSN / ISMN
-
Subjek
Fakultas Ekonomi dan Manajemen-- Ilmu Ekonomi Economics Science-- Structural Transformation-- 2020-- Bogor - Jawa Barat
Abstrak
Salah satu implikasi transformasi struktural dan transformasi perdesaan adalah meningkatnya kontribusi sektor non pertanian pada output dan penyerapan tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi transformasi struktural terhadap tingkat pekerja non pertanian di wilayah perdesaan periode tahun 2000-2020. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis regresi data panel. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa telah terjadi proses transformasi struktural di wilayah perdesaan. Namun hasil analisis antarwilayah menunjukkan bahwa tingkat pekerja non pertanian tidak selalu berhubungan positif dengan pendapatan perdesaan dan tingkat upah. Hasil estimasi regresi menunjukkan bahwavariabel tingkat PMA dan PMDN sektor non pertanian, angkatan kerja dengan pendidikan tertinggi yang ditamatkan SMTA, upah rata-rata sektor non pertanian, belanja pemerintah desa untuk sektor pembangunan desa, dan kontribusi PDRB sektor non pertanian berpengaruh positif dan signifikan terhadap
Catatan
Salah satu implikasi transformasi struktural dan transformasi perdesaan adalah meningkatnya kontribusi sektor non pertanian pada output dan penyerapan tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi transformasi struktural terhadap tingkat pekerja non pertanian di wilayah perdesaan periode tahun 2000-2020. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis regresi data panel. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa telah terjadi proses transformasi struktural di wilayah perdesaan. Namun hasil analisis antarwilayah menunjukkan bahwa tingkat pekerja non pertanian tidak selalu berhubungan positif dengan pendapatan perdesaan dan tingkat upah. Hasil estimasi regresi menunjukkan bahwavariabel tingkat PMA dan PMDN sektor non pertanian, angkatan kerja dengan pendidikan tertinggi yang ditamatkan SMTA, upah rata-rata sektor non pertanian, belanja pemerintah desa untuk sektor pembangunan desa, dan kontribusi PDRB sektor non pertanian berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat pekerja non pertanian. Sementara belanja pemerintah untuk sektor pemberdayaan masyarakat dan upah riil rata-rata sektor pertanian tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Perbaikan pada struktur upah dan upaya peningkatan kualitas tenaga kerja diperlukan untuk mencapai kondisi optimum di kedua sektor
Akses online
https://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/108126
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
No Nama File Nama File Format Flash Format File Aksi