Pengarang
Ruqoyyah
Syaukat, Yusman (Pembimbing I)
Hardjanto, Arini (Pembimbing II)
Penerbitan
Bogor : IPB University, 2021
Deskripsi fisik
xviii, 85 halaman : ilustrasi ; 29 cm.
Subjek
Fakultas Ekonomi dan Manajemen-- Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan
Abstrak
Kelangkaan air bersih di Kampung Luar Batang mengakibatkan masyarakat harus memenuhi kebutuhan airnya dari berbagai sumber, sehingga menyebabkan peningkatan biaya untuk mendapatkan air. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola konsumsi air bersih berdasarkan sumber-sumber air bersih, menganalisis persepsi rumah tangga terhadap air bersih, menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi konsumsi air bersih, dan membandingkan pengeluaran untuk konsumsi air bersih terhadap total pendapatan rumah tangga. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif, skala likert, regresi linear berganda, dan analisis proporsi pengeluaran. Hasil penelitian menunjukkan (1) Rumah tangga menggunakan empat sumber air bersih; (2) Persepsi rumah tangga menunjukkan bahwa berdasarkan kategori pelayanan, kualitas, dan sikap pedagang air bersih, air minum dalam kemasan mendapatkan skor tertinggi dibandingkan sumber air bersih lain; (3) Terdapat tiga faktor yang memengaruhi konsumsi air bersih di Kampung Luar Batang, yaitu j
Catatan
Kelangkaan air bersih di Kampung Luar Batang mengakibatkan masyarakat harus memenuhi kebutuhan airnya dari berbagai sumber, sehingga menyebabkan peningkatan biaya untuk mendapatkan air. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola konsumsi air bersih berdasarkan sumber-sumber air bersih, menganalisis persepsi rumah tangga terhadap air bersih, menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi konsumsi air bersih, dan membandingkan pengeluaran untuk konsumsi air bersih terhadap total pendapatan rumah tangga. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif, skala likert, regresi linear berganda, dan analisis proporsi pengeluaran. Hasil penelitian menunjukkan (1) Rumah tangga menggunakan empat sumber air bersih; (2) Persepsi rumah tangga menunjukkan bahwa berdasarkan kategori pelayanan, kualitas, dan sikap pedagang air bersih, air minum dalam kemasan mendapatkan skor tertinggi dibandingkan sumber air bersih lain; (3) Terdapat tiga faktor yang memengaruhi konsumsi air bersih di Kampung Luar Batang, yaitu jumlah anggota keluarga, pendapatan rumah tangga, dan luas bangunan rumah; (4) Rumah tangga yang tidak mengalami kelangkaan air bersih lebih hemat dalam pengeluaran untuk konsumsi air.
Akses online
https://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/107369