Pengarang
Pratama, Bagas Julian
Herodian, Sam (Pembimbing I)
Penerbitan
Bogor : IPB University, 2021
Deskripsi fisik
xi, 48 halaman : ilustrasi ; 29 cm.
Subjek
Fakultas Tekonologi Pertanian-- Teknik Mesin dan Biosistem
Mechanical-- Agricultural Machinery-- 2020-- Wonogiri - Jawa Tengah
Abstrak
Aktivitas budidaya padi mengharuskan petani sebagai sumber tenaga utama menerima beban kerja. Oleh karena itu, perlu ada peran alsintan untuk meringankan beban kerja petani. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kebutuhan alsintan serta produktivitas energi dari kegiatan budidaya padi. Secara umum, tahapan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data, perhitungan data, dan analisis data dengan metode deskriptif. Kebutuhan alsintan pada kondisi ketersediaan petani maksimum adalah sebesar 303 unit transplanter untuk penanaman, 865 unit power weeder untuk penyiangan, dan 41 unit combine harvester untuk pemanenan. Sementara itu untuk kondisi ketersediaan minimum, kebutuhan alsintannya sebesar 481 unit transplanter untuk penanaman, 1.257 unit power weeder untuk penyiangan, 61 unit knapsack power duster untuk pemupukan, dan 164 unit combine harvester untuk pemanenan. Produktivitas energi petani pada ketiga kondisi tersebut masing-masing adalah 0,04 kgGKP/kkal untuk kondisi aktual, 0,05 kgGKP/kkal pada kondisi p
Catatan
Aktivitas budidaya padi mengharuskan petani sebagai sumber tenaga utama menerima beban kerja. Oleh karena itu, perlu ada peran alsintan untuk meringankan beban kerja petani. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kebutuhan alsintan serta produktivitas energi dari kegiatan budidaya padi. Secara umum, tahapan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data, perhitungan data, dan analisis data dengan metode deskriptif. Kebutuhan alsintan pada kondisi ketersediaan petani maksimum adalah sebesar 303 unit transplanter untuk penanaman, 865 unit power weeder untuk penyiangan, dan 41 unit combine harvester untuk pemanenan. Sementara itu untuk kondisi ketersediaan minimum, kebutuhan alsintannya sebesar 481 unit transplanter untuk penanaman, 1.257 unit power weeder untuk penyiangan, 61 unit knapsack power duster untuk pemupukan, dan 164 unit combine harvester untuk pemanenan. Produktivitas energi petani pada ketiga kondisi tersebut masing-masing adalah 0,04 kgGKP/kkal untuk kondisi aktual, 0,05 kgGKP/kkal pada kondisi petani maksimum, dan 0,13 kgGKP/kkal untuk kondisi ketersediaan petani minimum.
Akses online
https://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/106204