Abstrak
Tanaman kelor secara universal dikenal sebagai miracle plant atau tree of . Ekstrak daun kelor mengandung flavonoid dan asam fenolik, terutama vonol (myricetin, kuersetin, kaempferol, isorhamnetin glikosida) dan flavon igenin). Tanaman kelor memiliki nilai yang sangat tinggi, baik sebagai moditas ekspor maupun nasional, sehingga pengembangan tanaman ini perlu akukan melalui penentuan teknik budi daya yang dapat meningkatkan produksi un dan total flavonoid. Penelitian ini terdiri dari dua percobaan yang bertujuan uk mempelajari kadar dan korelasi hara, pigmen, total flavonoid daun pada bagai posisi dan fase pertumbuhan yang berbeda dan juga untuk mempelajari ngaruh jarak tanam dan jenis pupuk kandang terhadap produksi daun dan total vonoid. Percobaan ke-1 menggunakan daun tanaman kelor aksesi Bogor pada fase getatif dan generatif. Sampel daun diambil dari tiga tanaman pada posisi daun 1, 2, 3, 4, dan 5 dari pucuk dan dilakukan analisis hara, pigmen, dan total vonoid. Data kadar N, P, K pada posisi daun ke-1, 2