Pengarang
Pratama, Rifki Aditya
Arfah, Harton (Pembimbing I)
Sudrajat, Agus Oman (Pembimbing II)
Penerbitan
Bogor : IPB University, 2022
Deskripsi fisik
iii, 25 halaman : Ilustrasi ; 29 cm.
Subjek
Perikanan & Ilmu Kelautan-- Teknologi & Manajemen Perikanan Budidaya
Technology and management of farming fisheries-- Kanibalisme ikan lele-- 2021-- Bogor - Jawa Barat
Abstrak
Ikan lele (Clarias sp.) merupakan salah satu komoditas air tawar yang banyak dibudidayakan dan dikonsumsi di Indonesia. Kanibalisme menjadi salah satu kendala yang ditemui pada kegiatan budidaya ikan lele Kanibalisme dapat terjadi karena adanya hormon testosteron yang mampu meningkatkan agresivitas pada induk ikan lele betina, dimana produksi testosteron pada tahap pematangan gonad akan meningkat dan mentransfer hormon testosteron pada fase sintesis vitelogenin. Penambahan tepung kedelai pada pakan dinilai mampu mengurangi tingkat kanibalisime pada benih ikan lele. Tepung kedelai memiliki kandungan triptofan 0,6% yang nantinya mampu mengoptimalkan aktivitas neuron serotonik, sehingga dapat mengontrol sifat kanibalisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis optimum untuk mengurangi tingkat kanibalisme pada benih ikan lele. Rancangan penelitian ini berupa rancangan acak lengkap yang terdiri atas empat perlakuan dengan tiga ulangan. Dosis tepung kedelai yang digunakan adalah 100 g. kg-1 pa
Catatan
Skripsi (Sarjana). -- IPB University, 2022
Akses online
http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/115535